Tamparan! (35)

Tidak mau mem-Follback.

Saya sedikit merasa aneh dengan orang-orang yang tidak mau mem-follback orang lain dalam dunia blogging. Ada apa? apa yang membuat kalian tidak ingin mem-follback kami? hahahaha, apakah itu akan menggangu timeline kalian?

Sudahlah, kesimpulan saya, mungkin mereka merasa lebih tinggi, hehehe. Berbeda jika mungkin dia sudah terkenal, followernya banyak. Tapi kalau kalian followernya sedikit atau biasa-biasa saja, kenapa harus gengsi mem-follback (kami)? hehehe.

Hitulanglah jika mem-follow itu adalah suatu kebaikan, karena Ia ingin mempunyai teman baru, teman maya. Nah, bukankah kebaikan mesti dibalas dengan kebaikan pula? cayyooo…

Ini ada dalam dunia blogging…

Iklan

Tamparan! (34)

Mobil segede itu isinya cuman satu orang. Bisa jadi ini salah satu penyebab kemacetan, yah, mobil pribadi. Jalan raya di Indonesia umumnya tidak terlalu lebar. Bayangkan saja jika semua pengendara memakai mobil pribadi, dan isinya cuman satu orang, macet tuh!

mobil Alphard
via: carfreakz.com

Pakai angkutan umum yuk, apakah masih gengsi? hihihi. Memang, jarang sekali ditemukan orang yang memakai jas atau yang mengindisikan dia adalah bos, manajer, atau pimpinan lainnya yang naik angkutan umum, pernah melihat? atau orang itu adalah Anda? dudududuuh…

Sudahlah, celoteh kali ini itu saja, hohoho…semoga ada yang tersinggung, hehehe.

Tamparan! (33)

Aku adalah orang sibuk!

Kemana-mana Smartphone ini selalu ku bawa…, pagi, siang, malam, bahkan sebelum tidur. Bangun pagi, bukannya membasuh muka atau menggosok gigi, melainkan mengecek Smartphone dulu, melihat status dari teman maya, bukan hitungan menit, melainkan terkadang berjam-jam, karena aku adalah orang sibuk.

Tiba-tiba mama memanggil dari dapur,
“Nak…bantu mama bersihin piring”.
Aku menjawab, “Sebentar dulu Ma”, sembari mengupdate status BBM dan membalas beberapa chattingan, lama sekali mamaku menunggu.

Tiba-tiba koneksi menjadi lelet, Aku kesal karena ada beberapa foto yang belum sempat Aku upload di Instagram. Akhirnya pada siang hari Aku putuskan pergi ke kampus untuk menguploadnya. Akhirnya berhasil, kemudian aku terus memantau “notifikasi” yang muncul dari depan layar Smartphone, 1 like, 2 like, 3 like, dan seterusnya. 

Astaga! Aku lupa! Aku belum mandi. Akhirnya pergi ke kamar mandi, dan tak lupa membawa si ponsel pintar, Smartphone. Layarnya menjadi licin, karena tanganku basah. Apapun yang terjadi, Smartphone ini harus berada didekatku, aku merasa tidak nyaman jika jauh darinya, Smartphone.

Malam telah tiba, mengantuk. Aku matikan lampu, gelap. Lampu sudah mati, namun Smartphone ini masih menyala, lama sekali aku memainkannya, games ini seru sekali. Melihat layar Smartphone dalam kegelapan membuat mataku sakit, tapi tidak mengapa, ini sudah biasa. Hari-hariku sangat sibuk sampai tidak ada waktu untuk orang lain.

Aku adalah orang sibuk. Dari dulu hingga sekarang tidak pernah berubah, Aku pun menikmatinya, menikmati sedang diperalat teknologi.

Tamparan! (32)

Jomblo Sejati. Ada yang mengaku jomblo, tapi sejatinya bukan jomblo beneran, bukan jomblo sejati, di belakang dia mempunyai gebetan. Jomblo sejati itu tidak mempunyai gebetan satupun, “free!”. 

Ada yang menarik bagaimana caranya membuktikan mereka yang mempunyai predikat jomblo sejati. Kalau dia laki-laki, suruh dia mengganti foto profil (BBM, Facebook, dll) dengan perempuan/cewek lain. Jika dia tidak mau/takut, sudah dipastikan dia “tralala trilili”, hahahaha, dia takut gebetannya cemburu. Dan sebaliknya, jika dia tidak keberatan mengganti foto profilnya, Dialah si jomblo sejati itu, hihihi.

Metode ini ada salahnya, ada juga benarnya, hahhay!

Tamparan! (31)

Sebuah tulisan tentang “orang jelek upload foto”.

Laki-laki tidak upload foto itu biasa. Yang luar biasa adalah jika ada perempuan yang tidak upload foto. Ada dua kemungkinan mereka tidak mengupload fotonya, pertama karena dia jelek, kedua karena dia spesial, hehehe.

Semoga Anda mengerti apa yang dimaksud paragraf di atas. Jarang sekali perempuan/wanita cantik yang tidak mengupload foto mereka, hahahaha, ini hanya pendapat saya pribadi, jangan ditelan bulat-bulat, apalagi kalau sampai tersinggung, hihihi.

Wanita yang tidak mengupload foto mereka saya katakan luar biasa, secara karena wanita pada hakikatnya ingin dipuji, dihargai, dikagumi, dll. Eits, sepertinya lebih sopan mengatakan wanita biasa ya daripada wanita jelek, hohoho, maaf.