Positif

Baru sadar, sudah jarang membuat tulisan. Dulu rajin sekali menulis, tapi ada yang salah. Ketika melihat ratusan tulisan di blog ini, 80% postingan sepertinya tidak bermanfaat, hadduuuh.

Dulu sih rajin menulis biar ini blog rada-rada terkenal dikit, he.

Sekarang, sudahlah, tidak mengapa tidak rajin menulis, asal yang disampaikan adalah tulisan positif, yang Insyaallah bermanfaat. Sepertinya sekarang saya punya tugas yang banyak sekali, menghapus banyak postingan berindikasi tidak bermanfaat. Sayang sekali kan kalau blog isinya hanya postingan tidak bermanfaat?

Curhat di blog tidak apa-apa, asal bermanfaat, hihihi.
Hayu 
menjadi blogger positif, hohoho.

Iklan

Tulisan dan Video

Sekarang sedang suka menikmati menonton video-video daripada membaca tulisan-tulisan di blog. Apakah gara-gara ini saya jadi malas menulis ya? hehehe

Memang kalau menonton video kan lebih simple, lebih interaktif, lebih asyik lah pokoknya. Hanya, kalau menonton online kan membutuhkan kuota yang lebih, apalagi kalau sampai mengupload. Belum juga membuat video jauh lebih rumit dari pada membuat tulisan. Nah, apakah selalu hal yang rumit(baca lebih membutuhkan usaha) itu lebih menguntungkan? hehehe.

Tapi tetap saja, baik membaca ataupun menonton, sama-sama membuat ngantuk, haddeeeh.

 

Menikmati Jam-jam Terakhir

Sudah banyak yang dilakukan di sini (Lombok). Liburan ke pantai, buka bersama, kumpul bersama teman-teman, bermain sepeda, futsal, main PS, menginap di sini menginap di situ, main catur, main domino, main congklak, berenang bareng adik-adik, tidur bareng adik-adik, banyak lah pokoknya.

Sudah tinggal beberapa jam lagi balik ke Bandung, meninggalkan keluarga, teman-teman. Benar-benar jam-jam terakhir ini harus dinikmati, harus dinikmati. Enggan sekali rasanya packing, maunya terus bermain saja, seperti masih kurang suntikan liburannya, beuh.

Selamat tinggal yoo Lombok… :p

Detik-detik perpisahan,

Logam di Bandara

Sekarang, pemeriksaan di Bandara semakin ketat. Tepatnya ketika saya mudik kemarin tanggal 25 Juni 2016 di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan transit di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Ketika pemeriksaan barang bawaan, alat pendeteksi juga mendeteksi logam, seperti sabuk, bahkan uang logam. Kalau punya uang recehan saja di kantong, alarm akan berbunyi, haddeeeh merepotkan.

Saya tidak tahu alasannya mengapa, karena saya tidak mempunyai banyak ilmu tentang hal ini, hehehe. Tapi perubahan yang ada pasti ada alasannya, demi pelayanan dan keamanan yang lebih baik.

Oia, kalau memakai “gigi emas” bagaimana ya? bukankah itu logam juga? jangan-jangan terdeteksi juga, hahahahaha.

Gara-gara di Lombok

Sudah lebih seminggu di Lombok, banyak yang berubah dan terabaikan, salah satunya adalah aktivitas ngeblog. Di Lombok, jadi jarang sekali membuat tulisan di blog ini, sibuk bermain bersama adik-adik, main catur, domino, dan congklak. Sebenarnya masih ada permainan lain, seperti latihan taekwondo dan berenang. Sehubung sekarang bulan puasa, oleh sebab itu kami main permainan yang tidak begitu menguras tenaga.

Gara-gara di Lombok, waktu tidur juga terganggu. Kalau pagi biasanya tidur jam 10, sekarang malah tidur jam 7 atau jam 8 pagi, dan itu tidurnya sampai siang, haddeeeh keenakan tidur.

Tentu banyak aktivitas lain juga ikut berubah, namun tidak bisa disebutkan satu persatu, hehehe.

Ini juga baru bangun tidur, kemudian ngeblog…