Jenis Kambing Pedaging Yang Sering Dibudidayakan Di Indonesia

jenis kambing kacang

Jenis Kambing Populer wAYAHna – Selain Sapi, Kambing juga menjadi salah satu hewan ternak yang banyak dikembangbiakkan oleh peternak tradisional. Namun usaha ternak kambing belum dianggap sebagai sesuatu yang bergensi, karena produksi dan konsumsi daging kambing di Indonesia tidak sebesar daging sapi apalagi bila dibanding dengan daging ayam.

Padahal usaha berternak kambing cukup menjanjikan. Banyak peternak di pedesaan yang mau menerima investasi ke peternakan yang kemudian mereka pelihara. Persaingan antar peternak pun belum sesengit usaha ternak ayam atau sapi.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memulai usaha ternak kambing, salah satunya yaitu mengetahui jenis-jenis kambing. Seperti yang kita ketahui, jenis kambing didunia terdapat kurang lebih 300 ras kambing. Di Indonesia sendiri, jumlah kambing semakin meningkat dan sangat beragam. Jenis kambing yang beragam dapat berasal dari introduksi dari luar negeri maupun hasil dari perkawinan silang dengan varietas lokal.

Kambing dengan perawatan murah dan mudah menjadi prioritas utama untuk bisnis peternakan kambing, karena dapat memberikan keuntungan yang berlimpah. Namun dengan banyaknya jenis kambing membuat kita harus tahu keunggulan dan kelemahannya masing-masing jenis.

Jenis-Jenis Kambing Yang Banyak Dibudidayakan di Indonesia

Kambing Boer

jenis-kambing-boer-pedaging-yang-populer-dipasaran

Kambing Boer merupakan kambing pedaging unggul yang berasal dari Afrika Selatan. Kambing jenis ini mengalami pertumbuhan yang cepat. Usia 3 bulan dapat mencapai berat 35-45 kg. Sementara, menginjak usia dewasa (2-3 tahun) bisa mencapai 150 kg.

Ciri-ciri kambing boer:

  • Badan lebar dan panjang dengan kaki pendek.
  • Hidung cembung, telinga memanjang ke arah bawah.
  • Bulu tubuh dominan dengan warna putih, bagian kepala warna coklat muda atau coklat tua.
  • Kulit coklatnya mampu melindunginya dari kanker kulit akibat paparan langsung sinar matahari.
  • Mampu bertahan hidup pada suhu ekstrim, kambing boer merupakan salah satu jenis kambing yang dapat beradaptasi dengan perubahan suhu lingkungan.

Kambing Etawa (Kambing Jamnapari)

Cara-Ternak-Jensi-Kambing-Etawa

Kambing unggul lainnya ialah kambing etawa, atau dikenal dengan kambing jamnapari. Jenis kambing ini sangat menjanjikan untuk dibudidaya, baik sebagai penghasil daging maupun penghasil susu. Berbeda dengan kambing lokal kacang, kambing etawa didatangkan dari India. Mulanya kambing ini dibawa oleh Hindia Belanda pada tahun 1930-an. Pada masa Belanda, kambing jamnapari dikembangkan di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Selanjutnya, pada era pemerintahan Presiden Soekarno dibudidaya di desa Senduro kaki Gunung Semeru, Jawa Timur.

Ciri-ciri kambing etawa:

  • Mempunyai perawakan tubuh yang besar dengan tinngi 90-127 cm.
  • Berat kambing jantan bisa mencapai 91 kg, sementara betina 63 kg.
  •  Memiliki telinga yang panjang an terkulai ke bawah. Bentuk dahi dan hidung cembung.
  • Bertanduk pendek, baik jantan maupun betina.
  • Mampu menghsilkan susu 3 liter per hari.

Kambing Peranakan Etawa

jenis jenis kambing dalam kambing-peranakan-etawa

Jenis kambing yang unggul memiliki sifat mudah dalam perawatan dan kambing mampu beradaptasi dengan baik dengan ligkungan alam sekitar. Untuk memperoleh kambing yang unggul itu, dilakukan persilangan antara kambing etawa dari India dengan kambing kacang lokal dari Indonesia yang menghasilkan kambing peranakan etawa (PE).  Saat ini kambing peranakan etawa sudah tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Adapun ciri-ciri fisik kambing peranakan etawa hampir menyerupai kambing etawa. Dari ukuran tubuh, bentuk wajah, warna kulit,dan juga berat tubuhnya. Hal yang membuat beda ialah kemampuan peranakan etawa yang lebih adaptif membuat perkembangannya pun lebih cepat.

Kambing Jawarandu

Kambing Jawa Randu

Kambing hasil persilangan selanjutnya ialah kambing jawarandu, yang merupakan persilangan kambing peranakan etawa dengan kambing kacang. Kambing jawarandu banyak mewarisi sifat kambing kacang mulai dari sifat hingga perilaku. Walaupun menyerupai kambing kacang, namun kambing jawarandu sedikit lebih besar dari kambing kacang dan juga kambing jawarandu bisa menyantap dedaunan, tidak hanya rumput.

Ciri-ciri kambing jawarandu:

  • Kambing jantan dan betina bertanduk.
  • Bentuk telinga yang panjang, lebar, dan terkulai.
  • Merupakan tipe kambing pedaging dan penghasil susu. Bisa memproduksi susu 1,5 liter per hari.

Jenis Kambing Pedaging Mudah Diternak

Kambing Saanen

jenis jenis kambing saanen

Kambing Saanen,  kambing penghasil susu handal yang berasal dari Swiss. Bertempat asli di lembah Saanen, Swiss membuat kambing ini sulit untuk beradaptasi dengan iklim tropis. Kambing saanen akan sulit berkembang di wilayah tropis seperti Indonesia. Sehingga alternatif yang diambil ialah kambing saanen disilangkan dengan jenis kambing lain yang tahan terhadap cuaca di daerah tropis. Biasanya kambing peranakan etawa menjadi pilihan terbaik untuk disilangkan dengan kambing saanen.

Ciri-ciri kambing saanen:

  • Memiliki bulu pendek berwarna putih hingga krem.
  • Mempunyai tanduk baik kambing jantan maupun betina.
  • Muka berbentuk segitiga dengn hidung yang lurus dan telinga tegak ke arah samping atau depan.
  • Berekor pendek dan tipis.
  • Dapat memproduksi susu hingga 740 kg/ms laktasi.

Kambing Gembrong

jenis kambing pedaging gembrong

Kambing Gembrong jika dilihat sekilas seperti anjing, karena kambing  yang berasal dari daerah timur  Pulau Bali, terutama Kabupaten Karangasem ini berbulu lebat dan panjang.  Rambut kambing gembrong yang panjang hingga menutup badan hingga kepala ini merupakan hasil persilangan antara kambing turki dan kashmir.

Ciri-ciri kambing gembrong:

  • Memiliki bulu lebat yang panjangnya berkisar 15-25 cm, hingga menutupi muka dan telinga.
  • Kambing gemrong betina berbulu lebih pendek sekitar 2-3 cm, sehingga mirip dengan kambing kacang.
  • Warna rambut tubuhnya putih, sebagian ada yang berwarna coklat. Biasanya didominasi hanya satu  warna.

Kambing Kacang

jenis kambing kacang

Kambing Kacang adalah ras unggul yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Karena kambing kacang merupakan kambing lokal Indonesia menjadikan daya adaptasi terhadap lingkungan sangat tinggi sehingga perawatannya mudah. Hal tersebut menyebakan kemampuan reproduksinya pun sangat tinggi. Jika anda ingin berternak atau budidaya kambing, jenis kambing kacang merupakan pilihan yang tepat.

Ciri-ciri kambing kacang:

  • Memiliki tubuh kecil, telinga pendek tegak, dan bertanduk pendek.
  • Pada umumnya berwarna tunggal, seperti putih, coklat, hitam, sebagian kombinasi ketiganya.
  • Seluruh tubuhnya ditutupi bulu yang pendek, kecuali dagu dan ekor. Kambing kacang jantan memilikibulu panjang pada gais leher, pundak, punggung hingga ekor.
  •  Berat tubuh berkisar 25-30 kg. Tinggi bisa mencapai 56-65 cm.

Jenis Kambing Luar Negeri

Kambing Spanish

jenis kambing spanish luar negeri
spanish

Kambing Spanish, mempunyai nama lain brush goat / scrub goat. Kambing asli dari Spanyol, kambing jenis ini sengaja dipelihara oleh para petani ladang untuk membersihkan tanaman yang dianggap mengganggu di lahan pertanian.

Jenis Kambing Spanish sangat terkenal di negara Amerika Selatan. Di negara domestik pun juga ada beberapa yang beternak sebatas diambil dagingnya, tidak untuk hal lain meski bukan termasuk pedaging.

Kelebihan dari Kambing Spanish adalah mampu berkembang biak setiap saat, meski bukan musim beranak.. Kondisi fisik yang sangat kuat, membuat si spanish ini mampu bertahan dan berkembang saat agroklimat waktu yang kurang memungkinkan dan perawatan terbatas. Ya istilahnya dapat hidup sendiri tanpa ada pengawasan rutin.

Kambing Oberhasli

jenis kambing - kambing oberhasli

Kambing yang cukup terkenal di tahun 1980-an di kawasan negara Swiss. Salah satu jenis kambing penghasil susu perah kambing. Memiliki ciri-ciri seperti pada kambing umumnya warna coklat kemerahan dengan kaki, punggung, perut, dan wajah  berwarna hitam.

Terkadang Kambing Oberhasli menghasilkan gen resif yang berakibat warna bulu hitam, tidak coklat pada umumnya. Perdiam adalah sifat khusu dari Oberhasli, cenderung sedikit gerak dan lebih suka makan dan diam di tempat. Tapi Kambing Oberhasli mampu menghasilkan 4.600 liter susu per tahun bila dirawat sesuai dengan aturan ternak kambing perah. Trah kambing ini sudah termasuk langka di era modern ini.

Kambing Pygmy

macam jenis jenis kambing-pygmy
pygmy kecil

Kambing Pygmy adalah jenis kambing mini. Meskipun ukurannya kecil namun termasuk penghasil susu unggulan dengan jumlahcukup besar. Dengan kondisi mini, Pygmy tak bisa diandalkan untuk diambil dagingnya. Untuk itu masyarakat Kamerun membudidayakannya hanya untuk diperah susunya dan di kembangkan di kebun-kebun binatang agar tidak punah.

Kambing Pygmy memiliki ciri-cici : sifat jinak, betina dewasa mampu mencapai 20-30 kg, sedangkan jantan dewasa 25-35 kg. Tingginya sekitar 40-55 cm. Warna kambing pygmy sangat variatif, mulai warna coklat gelap, coklat putih, merah cpklat, abu-abu dan hitam bercorak.

Kambing Nigerian Dwarf

jenis Kambing Mini susu perah nigerian dwarf

Kambing Nigerian Dwarf merupakan kambing perah penghasil susu dari Afrika Barat. Pada awalnya kedatangan kambing dwarf ke Amerika Serikat hanya digunakan sebagai makanan singa dan harimau. Dengan adanya kelangkaan pada populasinya pemerintah setempat berkebijakan untuk menangkarnya di beberapa kebun binatang untuk dibudidayakan.

Hingga akhirnya para perawat kebun binatang mulai mengetahui bahwa si kambing kecil ini mampu menghasilkan susu perah kambing yang dapat dikonsumsi manusia. Setelah itu para ilmuwan, pecinta dan peternak mulai membudidayakan dwarf untuk diambil susunya.

Kambing dwarf tak memiliki warna khusus dan cenderung bercorak. Kombinasi wantaranya: hitam, merah, krem, dan putih. Mempunyai sifat hiper aktif, suka bergerak. Kambing dwarf dominan memiliki tanduk yang besar dan panjang, untuk keselamatan antar kambing satu dengan yang lain para peternak sering memotong tanduk agar tidak terjadi pertengkaran. Terlebih pada sang peternak yang mungkin tiba-tiba ditanduk.

You May Also Like

About the Author: ni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: