Positif

Baru sadar, sudah jarang membuat tulisan. Dulu rajin sekali menulis, tapi ada yang salah. Ketika melihat ratusan tulisan di blog ini, 80% postingan sepertinya tidak bermanfaat, hadduuuh.

Dulu sih rajin menulis biar ini blog rada-rada terkenal dikit, he.

Sekarang, sudahlah, tidak mengapa tidak rajin menulis, asal yang disampaikan adalah tulisan positif, yang Insyaallah bermanfaat. Sepertinya sekarang saya punya tugas yang banyak sekali, menghapus banyak postingan berindikasi tidak bermanfaat. Sayang sekali kan kalau blog isinya hanya postingan tidak bermanfaat?

Curhat di blog tidak apa-apa, asal bermanfaat, hihihi.
Hayu 
menjadi blogger positif, hohoho.

Iklan

Hanya Punya Dua Tangan

Tidak apa-apa ya cerita sedikit (baca curhat).

Padahal 90% postingan di blog ini isinya curhat semua, hihihi.

Dulu ketika menjadi mahasiswa tingkat satu (2 semester awal), sama sekali tidak ada kegiatan lain yang dilakukan selain kuliah. Jadi, setiap hari hanya ngurusin kuliah saja, kuliah-pulang—kuliah-pulang. Memang, nilai bagus, tapi setelah pulang kampung halaman, baru sadar, masak iya hanya itu saja yang saya lakukan di perantauan???.

Mulailah terpikir ingin mengerjakan banyak hal di perantauan. Di dalam kampus, Saya mengikuti tiga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), kalau di luar kampus saya ikut beberapa pendidikan, sudah 3 kali jadi santri. Kesannya memaksakan, iya memang dipaksakan.

Akhirnya, satu pun dari semua kegiatan itu tidak ada yang maksimal dikerjakan. Kita manusia apakah bisa maksimal dalam mengerjakan semua kegiatan dalam satu waktu? hm…sepertinya akan sulit.

Kita manusia hanya punya dua tangan, kreatif untuk melakukan semua hal itu bagus, tapi jangan lupa fokus. Kurangi aktivitas yang sekiranya tidak begitu penting.

Tulisan dan Video

Sekarang sedang suka menikmati menonton video-video daripada membaca tulisan-tulisan di blog. Apakah gara-gara ini saya jadi malas menulis ya? hehehe

Memang kalau menonton video kan lebih simple, lebih interaktif, lebih asyik lah pokoknya. Hanya, kalau menonton online kan membutuhkan kuota yang lebih, apalagi kalau sampai mengupload. Belum juga membuat video jauh lebih rumit dari pada membuat tulisan. Nah, apakah selalu hal yang rumit(baca lebih membutuhkan usaha) itu lebih menguntungkan? hehehe.

Tapi tetap saja, baik membaca ataupun menonton, sama-sama membuat ngantuk, haddeeeh.

 

Sound System Masjid

Ntah itu hari apa, saya shalat di sebuah masjid yang ada di Lombok Timur, suara imamnya merdu sekali. Hanya satu yang kurang, sound system yang ada di masjid itu. Speakernya menurut saya masih belum pas, mungkin kurang bagus. Semoga ada rezeki untuk kita semua agar bisa memperbaiki sound system di beberapa masjid.

Ya saya menulis ini karena tidak hanya satu masjid saja sound system-nya kurang bagus, melainkan banyak, sebagian besar masjid di Lombok Timur, semoga DKM-nya memperhatikan masalah ini.

Kalau bangunan masjid, beuh di Lombok itu bangunan masjidnya megah-megah, besar-besar, alhamdulillah, hanya yang kurang sound system-nya saja, hehehe, kan sayang suara imamnya merdu tapi terdengar kurang hanya gara-gara sound system yang belum memadai.

Terimakasih….

Menikmati Jam-jam Terakhir

Sudah banyak yang dilakukan di sini (Lombok). Liburan ke pantai, buka bersama, kumpul bersama teman-teman, bermain sepeda, futsal, main PS, menginap di sini menginap di situ, main catur, main domino, main congklak, berenang bareng adik-adik, tidur bareng adik-adik, banyak lah pokoknya.

Sudah tinggal beberapa jam lagi balik ke Bandung, meninggalkan keluarga, teman-teman. Benar-benar jam-jam terakhir ini harus dinikmati, harus dinikmati. Enggan sekali rasanya packing, maunya terus bermain saja, seperti masih kurang suntikan liburannya, beuh.

Selamat tinggal yoo Lombok… :p

Detik-detik perpisahan,