Hanya Punya Dua Tangan

Tidak apa-apa ya cerita sedikit (baca curhat).

Padahal 90% postingan di blog ini isinya curhat semua, hihihi.

Dulu ketika menjadi mahasiswa tingkat satu (2 semester awal), sama sekali tidak ada kegiatan lain yang dilakukan selain kuliah. Jadi, setiap hari hanya ngurusin kuliah saja, kuliah-pulang—kuliah-pulang. Memang, nilai bagus, tapi setelah pulang kampung halaman, baru sadar, masak iya hanya itu saja yang saya lakukan di perantauan???.

Mulailah terpikir ingin mengerjakan banyak hal di perantauan. Di dalam kampus, Saya mengikuti tiga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), kalau di luar kampus saya ikut beberapa pendidikan, sudah 3 kali jadi santri. Kesannya memaksakan, iya memang dipaksakan.

Akhirnya, satu pun dari semua kegiatan itu tidak ada yang maksimal dikerjakan. Kita manusia apakah bisa maksimal dalam mengerjakan semua kegiatan dalam satu waktu? hm…sepertinya akan sulit.

Kita manusia hanya punya dua tangan, kreatif untuk melakukan semua hal itu bagus, tapi jangan lupa fokus. Kurangi aktivitas yang sekiranya tidak begitu penting.

Iklan

2 pemikiran pada “Hanya Punya Dua Tangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s