Pulang Kampung atau…..

Pulang kampung atau memilih lebaran di daerah orang. Kenapa jadi bimbang begini mau pulang kampung atau tidak. Hadduuuh, kalau ada pilihan saya lebih baik memilih dari 3 pilihan dari pada 2 pilihan, pulang kampung atau tidak?

Kalau pulang kampung bisa silaturahmi sekalian refreshing ke pantai-pantai. Tapi ada resikonya, sehubung bulan ini adalah masa-masa genting, saya disibukkan dengan banyak agenda di kampus, katakanlah salah satunya skripsi. Banyak tugas di sini belum selesai, bisa-bisa kalau pulang kampung malah kepikiran terus, jadinya tidak tenang.

Nah, sekarang kalau tidak pulang, apa yang didapat?

Kalau tidak pulang, saya bisa maksimal mengerjakan tugas-tugas di sini, jadi tidak ada kalimat yang muncul seperti “andaikan dulu saya tidak pulang kampung…”. Selain itu, bisa tenang juga, hemat (harga tiket mahal mendekati lebaran), banyak teman-teman seperjuangan juga berencana tidak pulang kampung, dan yang terakhir saya tidak bolos ketika kuliah, karena masih ada kuliah (semester padat). Namun, resikonya pun ada, yaitu tidak bisa silaturahmi dengan keluarga.

Huaaaaaaa!!! tingkat kebimbangannya super duperrr…

Iklan

4 pemikiran pada “Pulang Kampung atau…..

  1. Asal tahan lebaran sendirian tidak pulang adalah pilihan yang bisa dipertimbangkan. Macet, mahal diongkos dll menghadang. Lebaran mudah-mduahan masih ada tahun depan lagi dan tidak bimbang lagi. 🙂

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s