Bayar Hutang “Nyeleneh”

Ntah, itu hari apa, saya tidak membawa uang. Untuk kembali ke kosan, cukup jauh, sekitar 15 menit lamanya, jadi saya putuskan untuk berhutang. Berhutang disalah satu sahabat, berhutang 2000 rupiah, untuk membeli roti, karena saat itu sedang lapar-laparnya.

Jarang sekali bertemu dengan sahabat ini, untuk membayar hutang.

Akhirnya, ketika bertemu, tanpa perlu berpikir lama, saya langsung menyodorkan uang 5000-an kepadanya (hutang saya 2000). “Nih 5000, kembalian saya 3000”.  Ternyata dia tidak punya kembalian, uang yang ia miliki bernominal besar semua, tidak ada pecahan 2000-an atau 1000-an.

Akhirnya saya mengatakan, “ya sudah! sekarang berarti tinggal kamu yang berhutang 3000, hahahahahaha.”

Iklan

4 pemikiran pada “Bayar Hutang “Nyeleneh”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s