Tamparan! (30)

Ada yang menarik dari apa yang dikatakan Buya Hamka, kurang lebih seperti ini:

“Orang pintar adalah orang yang merasa bodoh, sehingga tidak berhenti membaca dan belajar. Orang yang merasa pintar karena tidak membaca, dia akan bodoh kembali.”

Jadi, teruslah merasa bodoh, agar kita tidak bosan-bosannya belajar. Merasa pintar itu seperti membatasi diri sendiri, membatasi diri untuk berhenti menambah ilmu. Seharusnya kita seperti gelas kosong yang siap menerima masukan ilmu dari siapa saja. Dengan merasa bodoh, kita jauh akan lebih cepat menerima ilmu ketimbang jika kita sudah merasa diri pintar.

Padahal, sesungguhnya kita manusia memang asli bodoh, hanya sedikit saja ilmu yang diberikan Allah Swt, sedikit sekali. Butuh berapa lama mempelajari semua bidang ilmu di dunia ini? waaah, tidak terbayangkan. Padahal masih ilmu seputar dunia, belum alam semesta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s