Tamparan! (26)

Sok Alim

Ini penting untuk dipahami.

Dulu, ketika mengajar di SMP Kartika Bandung, ada beberapa anak cewek yang saya suruh untuk memakai kerudung, karena mereka memang muslim. Bahkan, saya berjanji membelikan mereka coklat jika besok memakai kerudung. Tetapi mereka tetap tidak ingin memakainya karena merasa tidak pantas, masih “nggak bener” katanya.

Muslimah Memakai Kerudung
Muslimah Memakai Kerudung

Apakah harus menunggu jadi orang “bener” dulu?
Saya berpikir, memang ada benarnya juga mereka, tapi kebanyakan salahnya.

1. Benar: Saya pun merasakan hal yang sama, ketika memasang foto profil di Instagram dengan memakai sorban, peci, dan membawa Al-Quran, sempat terlintas kata “sok alim”, saya masih kurang pantas berpenampilan seperti ini.

2. Salah: Karena kita lupa satu hal. Itulah kebanggaan kita sebagai muslim. Apapun kata orang, inilah kami, identitas kami. Kami muslim harus rapih, bersih, bangga membawa Al-Quran, bangga memakai kerudung bagi yang muslimah.

Apapun kata orang berkomentar, sok alim atau apalah. Tapi, hayu jangan sampai ini yang mempengaruhi kita untuk berusaha selalu taat kepada-Nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s