Ada yang Tenggelam

Ini kisah nyata. Sedang renang, tidak disangka-sangka ada 3 sahabat datang yang seorganisasi dengan saya di kampus. Saya menyapa, mereka pun juga begitu. Mereka mendekat dan tidak lama langsung “join” berenang.

Wah, luar biasa, selain jago membaca Al-Qur’an, ternyata mereka jago juga berenang, meskipun ada juga seorang yang masih dalam tahap belajar. Kolam renang hari itu sepi. Dua orang dari mereka pergi ke papan loncat kolam renang untuk berfoto ria. Berarti hanya ada aku dan seorang saja sekarang di kolam, namanya Fikri.

Awalnya dia berenang di area yang aman, tidak begitu dalam, hanya seleher. Saya berenang seperti biasa, bolak-balik kolam renang, dan begitu seterusnya, tidak begitu memperhatikan Fikri. Tiba-tiba Fikri nekat ke area tengah kolam. Dia berteriak sembari melambaikan tangan. Suaranya tidak begitu jelas, sangat tidak jelas. Saya malah tidak mendengarnya sama sekali karena keasyikan berenang. Kami berjarak 25 meter di kolam itu. Syukurnya ketika arah balik, saya melihat ada orang seperti mengamuk, dan ternyata itu Fikri.

Saya berenang sekuat tenaga untuk meraihnya, dan Alhamdulillah masih sempat. Untung saja staminanya kuat, sehingga bisa bertahan kurang lebih selama satu menit. Ya ampun, kalau telat sedikit saja, saya pastikan dia sudah meninggal. Betapa pentingnya bisa berenang, baik untuk menyelamatkan diri sendiri ataupun orang lain.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s