Wajib, Sunnah, Mubah, Makruh, dan Haram

Yang wajib ditingkatkan mutunya,
Yang Sunnah diperbanyak jumlahnya,
Yang Mubah dikurangi,
Yang Makruh diberhentikan, dan
Yang Haram ditinggalkan.

Yang wajib seperti shalat, tingkatkan mutunya. Jangan sampai ketika shalat malah memikirkan sesuatu yang aneh-aneh, usahakan khusuk. Yang sunnah diperbanyak jumlahnya, misalkan shalat sunnah dhuha, biasanya 2 rakaat ditambah menjadi 8 rakaat.

Yang mubah dikurangi, seperti pakaian. Janganlah kita memiliki baju sampai 5 lemari “full”. Dikurangi saja, cukup 7 baju kan untuk satu minggu?. Kemudian contoh mubah yang lain adalah makan, tidak usah lebih sampai 3x makan dalam sehari, kurangi.

Yang makruh diberhentikan, contohnya adalah makan jengkol, makan bawang mentah, atau merokok. Stop merokok!, makruh bahkan juga berarti dibenci. Kemudian yang haram ditinggalkan, contohnya mendekati zina. Tinggalkan semua hal yang bisa menyeret, mengundang kita mendekati zina, seperti pacaran sebelum nikah.

#KH-Tengku-Zulkarnain

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s