Sekarang (3)

“Hai, apa kabar?”

Sekarang menanyakan kabar sudah rada-rada berat. Karena sebelum ditanya, kita sudah tahu kabar si Dia, tahu dari mana? jejaring sosial. Menanyakan kabar secara langsung lambat laun malah memudar. Saya pikir tidak ada salahnya menanyakan kabar si Dia secara langsung, walaupun kita sudah tahu keadaannya.

Sekarang orang lebih memilih untuk membuka aplikasi jejaring sosial/media sosial kemudian menutup pintu kamarnya, daripada pergi bermain ke rumah teman. Tidak ada yang salah, tapi jangan sampai teknologi ini membuat kita bisu menanyakan kabar kerabat secara langsung.

Beginilah sekarang, terima tidak terima, harus terima.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s