Diam di Tempat dan Rasa Malas

Saya masih tidak mengerti, mengapa jika sudah di kosan bawaannya pasti malas. Malas membaca, mengerjakan tugas, mencuci pakaian, push up, membaca Al-Qur’an, makan, dan pekerjaan lainnya yang bisa dikerjakan di kosan. Apa salah kosan? mengapa ia bisa membuat seseorang malas? apakah dia sudah tidak menarik lagi?

Jawabannya “mungkin”. Dia sudah tidak menarik lagi, sepertinya kita pun tidak bisa bertahan. Selingkuh saja, pergi ke tempat lain, membaca di halaman taman, mengerjakan tugas di perpustakaan, membaca Al-Qur’an di Masjid atau Musholla, push up di lapangan sepak bola, dan mencuci pakaian di sungai, hahahaha.

Yaps! diam di tempat, dengan keadaan yang itu-itu saja membuat malas ternyata. By the way, Tulisan ini pun saya tulis di selasar masjid. hihihi.

Iklan

2 pemikiran pada “Diam di Tempat dan Rasa Malas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s