Kita Sampai Lupa

Entah apa yang sedang kita pikirkan dikala bahagia dan bersedih. Ingin curhat ke seseorang, teman, sahabat, bahkan pacar. Siapa yang lebih dominan di pikiran ini, berarti menjadi prioritas teman curhat. Atau jangan-jangan teman curhat Anda adalah jejaring sosial.

Bahagia, bagikan ke jejaring sosial. Sedih pun tidak lupa masuk ke jajaran postingan media sosial/jejaring sosial. Kita sampai lupa, ada mereka yang ingin tahu kabar dari anaknya, mereka adalah orang tua kita.

Yang selalu mendoakan,
Tidak pernah lelah memikirkan,
Bahkan rela berkorban demi kebahagiaan kita,
Apakah ada yang seperti mereka di dunia ini? ~tidak ada.

Yuk mari, jangan hanya memberikan kabar kesedihan kita saja kepada orang tua, melainkan juga kabar bahagia, setiap saat.

Iklan

2 pemikiran pada “Kita Sampai Lupa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s