Setor ke Siapa?

Ngafalin Qur’an sendiri? hadduuuh repot. Misalkan Anda bilang Anda hafal surat “Al-Mutaffifin”, nah, itu kata siapa?

Kalau menghafal Al-Qur’an, boleh menghafal sendiri, tapi harus disetor yah, bisa ke teman atau lebih bagus lagi ke guru tahsin. Kalau guru tahsin yang menyimak, beliau bisa memperbaiki bacaan kita, baik makhorijul hurufnya, sifat huruf, panjang pendek, ghunnah, huruf mantul, dan lain sebagainya.

Jika sendiri menghafal, Kita sendiri tidak tahu bacaan kita benar atau tidak, sering ada yang terlewat, meskipun itu satu huruf, serius. Kan bisa pakai rekaman? ya bisa, tapi rekaman tidak bisa mengoreksi bacaan Al-Qur’an kita, mau mengoreksi sendiri???

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s