Nasib Pengajar

Padepokan Budi Rahardjo

Akhir-akhir ini ada banyak “serangan” kepada pengajar (guru dan dosen). Maksudnya serangan di sini adalah kritikan dan juga tuduhan-tuduhan. Kira-kira isinya bernada “pengajar tidak mengajar dengan baik dan hanya memikirkan uang”. Maka timbullah pro dan kontra.

Di satu sisi, saya yang merasa sebagai pengajar yang baik (hi hi hi, betulkah?) merasa trenyuh. Begitu ya padangan orang? Semestinya mereka tahu bahwa pengajar itu susah banget kerjanya. Kami-kami ini memiliki komitmen yang tinggi. Gaji tidak seberapa tetapi upaya tinggi. Kebanyakan dari kami menjadi pengajar bukan karena uangnya. (Mungkin jadi pengemudi Go-Jek pendapatannya lebih banyak? he he he.) Saya mengajar karena senang mengajar.

Ada banyak orang yang menjadi pembicara di sana sini dan kemudian beranggapan bahwa mengajar itu mudah. [Harus diletakkan meme dari seorang internet marketer yang merendahkan guru itu. ha ha ha.] Wah, kalau hanya jadi presenter yang notabene hanya mengajari sekali di tempat yang sama sih mudah. Begitu harus mengajar di…

Lihat pos aslinya 145 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s