Tidak Berbakat Menulis?

Belum mulai menulis sudah ujuk-ujuk bilang, “Saya tidak berbakat“. Angkat tangan, lalu menyerah. Bukannya kita semenjak SD sudah dituntut untuk belajar menulis? menulis kata yang sama hingga lembaran kertas tulisan penuh, dinilai guru, dan terus begitu. Ee tau-taunya udah tumbuh dewasa nggak mau (malas) menulis, apalagi bilang “Saya tidak berbakat”.

Dulu saat SD, ketika guru menyuruhmu menulis, pernah menjawab dengan “Saya tidak berbakat?“, Tidak! dan buktinya Anda mau dan bisa menulis. Sudahlah, jangan banyak alasan. Bukan karena bakat yang menjadikan orang “lebih” sukses, melainkan karena usaha.

Aa Gym sering mengatakan “mulai dari hal yang kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari saat ini“.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s