Ada yang Tidak Terpisahkan, Namanya Fokus dan Istiqomah

Tulisan ini semata-mata terinspirasi ketika mengikuti salah satu kajian di Bandung. Bukan karena gak ada kerjaan ya, tapi hanya karena iseng-iseng aja pengen denger pengajian, hahaha. Bercanda ah!

image

ilustrasi: anotherstep.ruzuku.com

Dikatakan bahwa kita tidak berprestasi itu karena tidak fokus, atau mungkin salah fokus. Ayo ngaku saja? siapa yang seperti itu? misalkan ketika sedang fokus belajar, kemudian saat itulah ada pujaan hati yang menelfon, dan berlangsung lama. Bagaimana bisa efektif menyerap materi kalau pikiran bercabang-cabang begitu. Atau mungkin sedang menghafal Al-Qur’an, tapi “sambil” main HP, yaela, yang seperti ini tidak bakal bisa hafal, kalaupun hafal, dengan tidak “sambil” “sambil” “sambil” alias fokus, pasti hasil yang didapat lebih optimal.

Dan yang terpenting adalah istiqomah atau kontinu, disebut juga berkelanjutan. Ketika sudah fokus, namun tidak istiqomah dalam melakukan segala hal, ya hanya sampai di situ. Misalkan menghafal Al-Qur’an walaupun fokus namun hafalan tidak diulang-ulang setiap harinya, hafalan bisa saja lenyap seketika. So, fokus dan istiqomah tidak bisa dipisahkan, kurang lebih seperti itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s